Pengembangan kurikulum khususnya Kurikulum Sekolah Dasar dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan. Kurikulum pada semua jenjang  dan jenis pendidikan  dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik.  Kurikulum  disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan:

  1. Peningkatan imam dan takwa
  2. Peningkatan akhlak mulia
  3. Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat peserta didik
  4. Keragaman potensi daerah dan lingkungan
  5. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional
  6. Tuntutan dunia kerja
  7. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan sen
  8. Agama
  9. Dinamika perkembangan global
  10. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan.

Kurikulum Sekolah dasar melalui kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat:

  1. Pendidikan  agama
  2. Pendidikan kewarganegaraan
  3. Bahasa
  4. Matematika
  5. Ilmu pengetahuan alam
  6. Ilmu pengetahuan sosial
  7. Seni dan budaya
  8. Pendidikan jasmani dan olahraga
  9. Keterampilan/kejuruan
  10. Muatan lokal

Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansi nya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota untuk pendidikan dasar , dan propinsi untuk pendidikan menengah.

Kurikulum Sekolah Dasar yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 Paron selain dasar dikombinasiakan dengan penambahan Pendidikan Agama seperti yang berkembang di sekolah madrasah yaitu :

  1. Al Qur’an Hadist
  2. Fikih
  3. Akidah Akhlak
  4. SKI

Sementara untuk muatan lokal ditambah dengan pelajaran Kemuhammadiyahan dan Bahasa jawa.