Pendidikan Sekolah Dasardan apabila Islam digunakan sebagai pandangan hidup (way of life) dalam setiap disiplin ilmu dan sisi kehidupan dan tidak terkecuali dalam hal ehwal pendidikan,   manusia akan memperoleh  petunjuk  dan sudah pasti tergiring ke jalan yang lurus dan benar.


Pendidikan yang dimaksud disini adalah yang bersumber pada Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW, berazaskan tauhid, adanya integritas antara iman, ilmu dan amal serta memisahkan antara konsep ilmu agama dan ilmu yang bersifat duniawi, pendidikan agama dan pendidikan umum.

Orang Islam identik dengan orang yang patuh dan ta’at kepada  perintah  Allah dan Rasul SAW dan sesuai dengan makna  Islam itu sendiri, namun  jika  seorang muslim gagal  menjalankan kepatuhannya kepada segenap perintah  Allah dan Rasul maka  predikat “patuh, ta’at,  dan pasrah kepada  perintah Allah dan Rasul perlu ditinjau kembali sebab dia/mereka telah melakukan yang melanggar ajaran Islam.

Pendidikan Islam merupakan sebuah sistem yang berusaha mengembangkan dan mendidik segala aspek pribadi manusia dengan segala kemampuannya. Jadilah contoh teladan yang harus diikuti dalam pelaksanaan pendidikan Islam. Islam memiliki cara  tersendiri bagaimana  mendidik  dan  mengajarkan  anak-anak dan generasi muda dan juga  mempunyai  bahan pelajran yang sesuai  dengan peringkat umur dan  peredaran masa dan  ini  bisa  dipelajari dan  kembali  kepada  pendidikan Rasulullah SAW dan  para sahabatnya. Baginda telah berhasil mendidik   para sahabat dan anak-anak orang Islam,  serta  para  muallaf yang baru memeluk agama Islam.

Dukungan dan Tanggungjawab Keluarga

Anak adalah amanah dari Allah yang dititipkan kepada orang tua supaya mereka dididik dengan baik, diberi nama dengan baik, diberi pendidikan seperti Pendidikan Sekolah Dasar dengan secukupnya dan benar, diajarkan dasar-dasar pendidikan Islam dan halal-haram, baik dan buruk serta akhlak yang mulia. Ini merupakan jembatan yang dilalui untuk generasi muda/anak-anak di masa yang akan datang. Keluarga merupakan sistem yang paling khusus dan sangat tersendiri untuk pendidikan awal. Dalam keluargalah mulai dibina  rasa sayang  terhadap yang kecil dan menghormati  yang besar dan  juga  menghormati kedua orang tua  (Hasan Manshur,2002). Dan ini  sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam salah satu haditsnya yang bermakna : “Bukan termasuk  golongan kami, seorang yang tidak menghormati yang besar dan tidak menyayangi yang kecil”.Hadits ini  menggambarkan betapa pentingnya menebarkan rasa kasih sayang dan saling menghormati antara yang besar dengan yang kecil dan pembinaan ini  dimulai dari rumah atas  bimbingan seorang   ayah dan ibu/keluarga.

Ini merupakan dambaan semua  manusia  yang normal yang  perlu dikasihi dan disayangi serta begitu pula sebaliknya tidak suka  dibenci dan dimusuhi.

Keluargalah yang membuka mata seorang anak dan dari sinilah  dimulainya  pengenalan tentang  baik dan buruk serta  halal dan haram  yang  selalu kita dengar dari mulut  ayah dan ibu.

Dukungan dan Tanggungjawab Masyarakat

Masyarakat Islam dan pendidikan merupakan dua istilah yang tidak dapat dipisahkan di antara keduanya (Muhammad AR, 2003). Masyarakat yang di dalamnya ada pemerintah yang terdiri dari pejabat sipil dan militer perlu menjaga dan memelihara merebaknya penyakit masyarakat apabila mereka sungguh merespon dan membuka mata terhadap gejala sosial yang ada dalam masyarakat. Pendidikan begitu penting bagi individu dan masyarakat. IV

Tugas Pengajaran  Pendidikan Islam

Bagaimana sikap masyarakat, orang tua, dan unsur-unsur lainnya menangani pendidikan Islam dalam situasi kritis ini?  Dalam pendidikan Islam, kita di suruh mencari ilmu agar kita dapat memahami yang hak atau yang benar dan membedakan yang baik dan buruk, yang bermanfaat dan merusak. Guru sebagai cermin dalam kehidupan dan panutan bagi murid dan masyarakat (lihat Ahmad bin Mohd Salleh, 1995).Dalam  proses belajar mengajar (contoh: Pendidikan Sekolah Dasar)sudah pasti melibatkan dua pihak yaitu  pengajar dan yang diajar atau antara guru dan murid, antara  pelatih dan yang  dilatih.